Search This Blog

Tuesday, November 26, 2013

Menguji Sejarah Bangsa Malai

Menguji Sejarah Bangsa Malai

 
 
 
 
 
 
1 Votes

Peta Ptolemyus / Sumber CBN Polona (rizalbustami.blogspot.com)
HARI Jum’at (5/4) lalu saya sempat berbagi tweet tentang bangsa Malai, ada beberapa tagar #Malai yang saya coba baca dan angkat dari salah satu referensi di blog “Keajaiban Dunia” yang beralamat di keajaibandunia.net.
Beberapa hal janggal pun bermunculan, disaat bangsa Malai ini dikaitkan asal usul bangsa Aceh dan juga Gayo. Inilah beberapa alur dari tweet yang saya kutip di blog tersebut yang berjudul “Sejarah Asal Muasal Bangsa Malai”.
Kalau pun mungkin dari Anda pembaca menduga judul itu mirip dengan Malaysia itu pun wajar sebenarnya. :D
Berikut kelanjutan tweetnya secara berurutan waktu:
  • Pelabuhan ini berkembang baik, dikarenakan ada bangsa yang mengatur, serta menjaganya dari serangan bajak laut atau negara lain. #Malai
  • Penguasa pelabuhan Barus dikenal dengan nama Bangsa #Malai. Malai dalam bahasa Sanskrit atau Tamil, berarti bukit atau gunung.
  • Bangsa Malai bermukim di sekitar perbukitan atau dataran tinggi. Mereka diperkiran dari 4 bangsa: Cina, Eropa, India, Arab. #Malai
  • 4 bangsa itu kini disebut ACEH, saya agak sedikit janggal sejarah ini melihat asal usul bangsa Malai di Sumatera. #Malai
  • Coba kita lihat apa yg dikatakan lagi oleh Keajaiban Dunia tentang bangsa #Malai ini. Jika tdk dikaitkan dgn masa Nabi Sulaiman.
  • Disebutkan bangsa yg pertama dtg ke ujung Sumatera adalah bangsa Hindia Malaya (Himalaya) keturunan Kusy keturunan Ham bin Nabi Nuh. #Malai
  • Mereka datang bersamaan dgn Bangsa Malaya yakni keturunan Bangsa Malaya Purba/Atlantis yg selamat dari bencana banjir Nuh. #Malai
  • Pada awalnya mereka tinggal di kaki gunung Himalaya, sekitar tahun 6.000SM mereka datang ke pulau Sumatera. #Malai
  • Mereka menyusul kerabatnya bangsa Polinesia keturunan Heth > Ham bin Nabi Nuh, yg terlebih dahulu dtg & tinggal di timur Nusantara. #Malai
  • Sekitar tahun 4.500SM, dtg Bangsa Cina atau Bangsa Formosa keturunan Shini keturunan Yafits bin Nabi Nuh). #Malai
  • Setelah itu sekitar tahun 2.500SM, dtg Bangsa Eropa atau Bangsa Troya/Romawi Purba keturunan Rumi keturunan Yafits bin Nabi Nuh. #Malai
  • Terakhir sekitar thn 2.200SM dtg Bangsa Arab Purba/Bangsa Khabiru keturunan ‘Ad (keturunan Sam bin Nabi Nuh). #Malai
  • Penyatuan ke-4 bangsa itu dikenal dgn nama Bangsa #Malai -Bangsa Aceh Purba/Melayu Proto- dgn mata pencaharian nelayan dan petani.
  • Bangsa #Malai sebagaimana leluhur bangsa Himalaya mendiami daerah dataran tinggi di sepanjang Bukit Barisan (deretan pegunungan pusat Gayo).
  • Bermula dari situlah bangsa #Malai menyebar ke pelosok Nusantara, Kalimantan, Sulawesi, Semenanjung Malaya, Siam, Jawa, Kambujiya, Sunda,dll
  • Saya msh penasaran kisah dr “Keajaiban Dunia” ini, sy mencoba mengaitkan dgn tulisan analisis “Dari Hinduisme Hingga Islamisasi di Aceh”
  • Oiya sebelumnya tentang kisah #Malai td tidak ada penyinggungan terhadap suku-suku di Aceh, tp secara keseluruhan disebut bangsa
  • Mengaitkan dengan Hinduisme yg berkembang di Aceh salah satu proses dimana sering disebut kontak budaya.
  • Sebelum masyarakat Aceh menganut agama Brahma (Hindu) di Nusantara (tanah Jawa) agama Hindu berkembang pesat hingga muncul kerajaan. #Malai
  • Pengaruh pertama terhadap bangsa Aceh datang dari bangsa India masuk diperkirakan 2.500SM, ini agak masuk ke kisah #Malai sebelumnya.
  • Wktu itu orang Hindu dari Hindia menepati sebelah barat laut pulau Sumatra, dan mereka tertarik dengan rempah2 yang ada di Nusantara. #Malai
  • Sangat jauh perubahan masa pada waktu itu jika mengaitkan dua sejarah ini tentang bangsa #Malai dan blm lagi kaitan masa nabi Sulaiman.
  • Jadi yg td itu tentang bangsa #Malai coba baca lengkap di http://ow.ly/jLUoD dan Hinduisme di Aceh http://disq.us/8cpc7d
  • Untuk kisah Nabi Sulaiman dan daerah yg disebut Ophir msh sangat2 banyak perlu rujukan. Dimana tanah Ophir itu. Sekian ttg #Malai ya :)
Nah, dari kisah di atas itu sudah saya potong-potong memang mengingat mengambil inti sarinya. Tapi jauh sebelumnya, jika tulisan tersebut merujuk dari tahun Sebelum Masehi (SM) dan bahkan dari keturunan Nabi Nuh (sekitar 3993-3043 SM), lalu dimana posisi (bukan asal usul keturunan) Nabi Sulaimana yang kalau ditarik tahunnya justru ada setelah sekitar 975-935 SM tentang pernyataan sebuah bangsa yang di Sumatera.
Yang sangat identik dengan kisah Nabi Sulaiman tentang Sumatera itu berkisah tentang tanah Ophir. Anda bisa membaca kisahnya di tulisan Bapak Rizal Bustami.
Jadi, sangat wajar dong ya pada masa Fir’aun itu kapur barus dari Sumatera sudah terkenal, walaupun tidak disebutkan pada waktu itu persis diekspor dari daerah mana dan bahkan Sumatera sering disebut dengan “Sumatra Golden Island” dulunya.
Kembali pada tahun-tahun SM seperti tweet di atas ada kutipan menarik dari S. M. Amin (dalam buku Sekitar Peristiwa Berdarah di Atjeh) yang menyatakan bahwa pengaruh pertama terhadap bangsa Aceh datang dari bangsa India masuk diperkirakan 2.500 SM. Dan saat itu orang-orang India telah banyak membuat perkampungan di Aceh.
Apakah India itu Arab Purba seperti yang telah dijabarkan dalam tulisan “Keajaiban Dunia”? menarik sekali mengaitkan sejarah ini. Yah, walaupun saya tidak punya latar belakang sejarah setidaknya masih ada peluang mencari literatur dalam menemukan siapa bangsa yang dimaksud.
Dan sekali lagi tulisan ACEH itu bukan datang dari Arab, China, Eropa, dan Hindia. Justru sejarah penamaan ini malah lebih rumit lagi dan tidak akan selesai satu tulisan jika dijabarkan disini. Bagaimana sudah pusingkah Anda membawa tulisan ini? Semoga saja tidak ya.[] :)
Post a Comment