Search This Blog

Thursday, May 30, 2013

"Ir.H.TAGORE ABU BAKAR CALON DPR-RI PERIODE 2014-2019 "

Foto: "Ir.H.TAGORE ABU BAKAR CALON DPR-RI PERIODE 2014-2019 DAPIL 2 NO.URUT 6 PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM" 
RELAWAN PDI-PERJUANGAN
POSTED GAYO Nusantara.

Wednesday, May 29, 2013

Ir. TAGORE ABU BAKAR calon DPR-RI PRIODE 2014-2019 DAPIL 2 No Urut.6 NANGGROE ACEH DARUSSALAM.....MOHON DO'A & DUKUNGANYA AMIIN.

Ir. TAGORE ABU BAKAR calon DPR-RI PRIODE 2014-2019 DAPIL 2 No Urut.6 NANGGROE ACEH DARUSSALAM.....MOHON DO'A & DUKUNGANYA AMIIN.
Suka · · · · 13 menit yang lalu

Rima Arami, Bangun Prestasi Demi Mama dan Gayo

 

|

Rima Arami, Bangun Prestasi Demi Mama dan Gayo

arami
MENCARI dara berkulit putih ini tidak perlu susah-susah, karena dia pasti sedang berada di lokasi event seni. Dia begitu, lantaran jiwa seni sulit dipisah darinya, karena dia memang “seniman” muda yang mencintai tradisi.
Rima Arami adalah putri keempat pelantun tradisi Gayo Fatimatuzahraini yang populer disapa Zuhra. Darah seni Ibunya mengalir deras dalam dirinya, bahkan lebih, karena Rima memang mampu memainkan beberapa alat musik seperti Biola, suling, Keyboard dan nanyi juga.
“Aku paling suka alat musik tradisional,” kata dara latah yang cantik ini.
Latah? ya Rima memang latah, tetapi diporsi yang mengasyikan. Dimanapun dia, teman-teman menyukainya, apalagi kata spontannya, kerap bikin geeeer..Bersamanya, tak terasa waktu mengalir.
Kemampuannya berkesenian bukan berarti Rima lantas bercita-cita menjadi artis. Katanya, kalau besar nanti dia ingin menjadi Dokter. “Banyak cita-cita Rima, pengen juga menjadi pramugari,”  ujar siswa kelas 2 SMAN 1 Takengon ini.
Bakat seni dara kelahiran Takengon 27 Oktober 1996 silam ini bukan sekedar bahasa. Rima adalah penyenandung “pepongoten” (melagukan Syair tradisional Gayo) dan vocal solo terbaik tingkat SMA di Takengon, penari tunggal Dwi Cakradonya, dan juga menjadi juara 1 Fashion Show se kabupaten Aceh Tengah.
“Di sekolah dasar (SD) pernah juara paduan suara se-kabupaten Aceh Tengah. Itu sampe sekarang,” cerita Rima
Oh, Rima juga rupanya seorang penari tradisional Gayo, dan pernah menjadi juara tari tradisi Gayo. Sedangkan di tingkat nasional harapan 1. “Bersama teman-teman pernah mendapat juara 3 drama musikal se-Aceh,” jelasnya.
Sekarang, perempuan berpipi merah ini tercatat sebagai anggota sanggar pendopo pimpinan ibu Afini Nasaruddin, yang juga sanggar sang ibu, Zuhra. Rima tercatat pula sebagai Anggota paduan suara Gayo Chair dan kelompok Teater “R”.
Catatan yang paling Rima tekankan, seluruh prestasinya itu dia persembahkan untuk membahagiakan kedua orang tuanya. Tetapi, tentu saja Rima juga ingin memberi yang terbaik untuk “Gayo”. Begitulah keinginan mulia Rima Arami. (Atia)
Rima Arami saat shooting16/3/2012 lalu untuk mengisi program Pariwisata di TVRI Pusat Jakarta  yang akan ditayangkan 1 April 2012 lalu. (Lintas Gayo | Kha A Zaghlul).
Rima Arami dan kawan-kawan saat shooting16/3/2012 lalu untuk program Pariwisata di TVRI Pusat Jakarta yang akan ditayangkan 1 April 2012 lalu. (Lintas Gayo | Kha A Zaghlul).

GAYO PANORAMA

          GAYO PANORAMA Posted By. GAYO Nusantara

Tuesday, May 28, 2013

Berdagang Seperti Penjual Susu

 

|

Berdagang Seperti Penjual Susu

Oleh: Ismail Gayo*
KOTA Madinah terlihat sepi dari lalu lalang orang. Hawa musim dingin yang menyayat pori-pori kulit membuat setiap orang enggan untuk keluar rumah. Apalagi sudah lewat tengah malam. Tapi tidak begitu halnya dengan khalifah yang pertama kali diberi gelar ‘Amirul Mukminin’ ini. Amanah ummat yang dibebankan diatas pundaknya justru membuat kedua matanya enggan untuk sekedar terpejam di malam hari. Rakyatku… Rakyatku! Iapun bangkit dan beranjak keluar menyusuri setiap lorong-lorong Madinah, untuk melihat kondisi rakyatnya. Begitulah kebiasaan unik Khalifah Umar bin Khattab dalam menghabiskan sebagian waktu malamnya.
Lama ia berjalan ditemani seorang pembantunya. Rasa lelah mulai menggelayuti tubuhnya. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk istirahat sejenak. Ia bersandar melepas lelah di sebuah dind-ing rumah sederhana di sebuah perkampungan di Madinah. Tiba-tiba ia dikejutkan dengan percaka-pan antara seorang ibu dengan puterinya, pemilik rumah tersebut.
“Campurkan air pada susu yang mau kita jual, nak!” kata ibu kepada puterinya. “Bagaimana mungkin aku mencampurnya dengan air, bu! Bukankah Amirul Mukminin telah melarang para penjual susu untuk melakukan itu???”
“Penjual-penjual susu yang lain juga mencampur susu mereka dengan air. Sudahlah, nak, campur saja! Amirul Mukminin pasti tidak tahu apa yang kita lakukan!
“Bu, jika Amirul Mukminin tidak mengetahuinya, maka Tuhan Amirul Mukminin tentu menge-tahuinya…”
Umar bin Khattab tak kuasa menahan air matanya ketika mendengar ungkapan sang anak kepada ibunya. Ungkapan yang sederhana, tapi keluar dari jiwa yang bertakwa, sehingga mengun-dang air mata orang yang mendengarnya.  Air mata takwa,  dari jiwa yang takwa, ketika mendengar ungkapan ketakwaan.
Umar bin Khattab gembira mendengar kata-kata itu. Ia bergegas menuju masjid untuk mela-kukan shalat subuh,  kemudian pulang ke rumah dan memanggil salah satu puteranya, ‘Ashim, lalu memintanya untuk menimba informasi tentang keluarga penjual susu tersebut.timbangan
‘Ashim datang menemui Umar bin Khattab, menyampaikan semua informasi tentang perempuan penjual susu dan putrinya. Kemudian Umar menceritakan percakapan antara mereka yang didengarnya tadi pagi menjelang fajar. Ia menyuruh ‘Ashim untuk menikah dengan puteri penjual susu itu.
“Pergilah kepadanya dan nikahilah ia, nak! Aku melihat ia adalah wanita yang diberkahi. Mudah-mudahan suatu saat nanti ia akan melahirkan orang hebat yang akan memimpin Arab !”
Keduanya pun akhirnya menikah dan dikaruniai anak perempuan yang diberi nama Laila, atau biasa dipanggil dengan Ummu ‘Ashim. Mereka mendidik Laila dengan baik, dalam suasana keluarga yang kental dengan nilai-nilai Islam, sampai ia tumbuh menjadi seorang gadis yang memahami dan mengamalkan Islam dalam hidupnya.
Laila menikah dengan putera khalifah Daulah Umawiyah yang keempat, namanya Abdul Aziz. Dari perkawinannya itulah lahir seorang anak yang nantinya akan memenuhi dunia dengan keadilan. Dialah Umar bin Abdul Aziz.Subhanallah…
Dimana kita wahai pedagang,…
Yang mengurangi timbangan dan takaran, menyampur minyak tanah dengan solar, minyak serai wangi atau nilam  dengan air, kopi dengan beras atau jagung, madu dengan air gula,. Inilah terjadi di pasar pasar kita, yang mengaku diri sebagai Islam padahal curang dalam berdagang. Bahkan sebahagian berani bersumpah dengan nama Allah I. Beli.. beli.. ini asli,  murah meriah sambil teriak teriak, masak dibatang padahal diperam. Na’uzubillah.
Bukankah Allah telah melarang dan mengancam dengan firmannya: kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang, (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi, dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi. ( Q.S Al Muthafifin 1-3).
Bukankah hasil dagangan kita gunakan untuk  diri dan keluarga. Yang seharusnya  seorang muslim harus memperhatikan ke halalannya, agar riski yang kita dapatkan menjadi berkah baik didunia apalah lagi di akhirat.
Bagaimana kita bisa mendapatkan keturunnan yang baik dan ber akhlak mulia sedangkan kita tidak memperhatikan darimana harta yang kita dapat. Dan ini berpengaruh besar, bagaimana tidak, seorang yang terpelihara harta dari yang haram akan membuat keberkahan bagi dirinya dan keturunnya. Nabi bersabda:
Hakim bin Hizam radliallahu ‘anhu berkata; Rasulullah r : “Dua orang yang melakukan jual beli boleh melakukan khiyar (pilihan untuk melangsungkan atau membatalkan jual beli) selama keduanya belum berpisah”, Atau sabda Beliau: “hingga keduanya berpisah. Jika keduanya jujur dan menampakkan dagangannya maka keduanya diberkahi dalam jual belinya dan bila menyembunyikan dan berdusta maka akan dimusnahkan keberkahan jual belinya”. (H.R Bukhari No : 1937)
Bukankan kesolehan seorang anak berpengaruh dari harta yang didapat, lihatlah kisah di atas berawal dari kejujuran dan membuahkan keturunan yang bertaqwa yaitu Umar bin Abdul Azis.
Mudah mudahan cerita tersebut dapat membuat kita agar berhati hati dan selalu berlaku jujur dalam berdagang. Karena sesungguhnya dunia hanya sementara yang tidak ada apa apanya, dan semua kita akan binasa. Sedangkan harta yang kita dapatkan akan dipertanggung jawabkan.(ismailgayo.louser[at]gmail.com)
Refrensi:
-          Sumber: “90 Kisah Malam Pertama”, Abdul Muththalib Hamd Utsman,Pustaka Darul Haq
-          Hadits Kutubussittah
* Warga Gayo asal Kuta Ujung

Lagi, Mahasiswa dan Pemuda Bener Meriah Protes Timsel KIP

Lagi, Mahasiswa dan Pemuda Bener Meriah Protes Timsel KIP

suaraleuserantara May 28, 2013 0
Audiensi Pemudan dan Mahasiswa Bener Meriah temui tim pansel KIP Bener Meriah.(Foto:Suara Leuser Antara)
Audiensi Pemuda dan Mahasiswa Bener Meriah temui tim pansel KIP Bener Meriah.(Foto:Suara Leuser Antara)
REDELONG |SuaraLeuserAntara|: Lagi, mahasiswa dan Pemuda Bener Meriah kembali datangi Gedung DPRK, mereka ingin menemui panitia tim seleksi perekrutan anggota KIP yang berkantor di gedung dewan tersebut. Para pemuda dan mahasiswa ini masih tidak puas dengan kinerja timsel yang lamban dan kurang profesional.
Kedatangan mereka pada, Selasa (28/5/13) juga mempertanyakan soal hasil sementara rekruitmen anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) setempat.
Para mahasiswa ini, menduga adanya kejanggalan dalam dalam pelaksanaan pemilihan calon anggota KIP yang dilakukan oleh panitia seleksi (Pansel). Salah satunya, mahasiswa mempertanyakan tentang tidak diumumkannya hasil seleksi untuk 30 calon anggota KIP yang telah lulus ujian tulis di media cetak dan elektronik.
Mahasiswa ini juga menyoroti soal adanya tiga orang anggota KIP yang masih aktif (incumben) saat ini, juga lulus dalam seleksi ujian tulis. Alhasil, antara mahasiswa dengan tim Pansel menggelar diskusi di ruang kerja tim Pansel di Gedung DPRK Bener Meriah.
“ Seleksi ini kan, bukan menjadi rahasia negara. Seharusnya Tim Pansel bisa mengumumkan nilai ujiannya kepada publik. Ini jangankan nilai ujian, 30 orang calon anggota KIP yang telah lulus ujian tulis saja tidak diumumkan. Padahal, pengumuman di media cetak maupun elektronik itu harus dilakukan sesuai dengan aturan qanun ,” kata perwakilan Barisan Muda Bener Meriah.
Menurut mahasiswa ini, rekam jejak ketiga anggota KIP Bener Meriah yang juga lulus dalam seleksi menjadi anggota KIP untuk priode berikutnya diketahui banyak melakukan kesalahan. Diantaranya terdapat hasil temuan BPK terhadap pertanggung jawaban keuangan KIP Bener Meriah yang dianggap merugikan negara.
“ Persoalan ini kami sampaikan, agar menjadi pertimbangan tim pansel. Tiga orang anggota KIP yang maju lagi menjadi anggota KIP untuk priode kedepan, sudah diketahui bagaimana kinerjanya. Bahkan temuan BPK ini, bisa menjadi bahan bagi tim pansel untuk meluluskan kembali ketiga anggota KIP tersebut untuk priode selanjutnya ,” tambah Aramiko dari mahasiswa GMNI.
Dalam diskusi itu, sempat berlangsung alot lantaran mahasiswa mendesak tim menggagalkan beberapa orang yang akan ikut seleksi tahap berikutnya. Karena, menurut para mahasiswa dari 30 peserta yang dinyatakan lulus, sebagian besar tidak memenuhi syarat terutama terkait domisili (tempat tinggal).
Bahkan mahasiswa itu, meminta kepada tim Pansel nilai para peserta calon anggota KIP agar diserakan kepada mereka, namun permintaan tersebut tak diberikan oleh tim pansel.
Selanjutnya para pemuda dan mahasiswa menghadap Komisi A, DPRK Bener Meriah.
Dalam pertemuan tersebut, para mahasiswa ditemui langsung oleh Ketua Komisi A, Riduansyah, Firmasnyah, dan Zarmiza.
Mahasiswa mendesak Komisi A agar mempertimbangkan kembali hasil seleksi tim pansel untuk calon anggota KIP setempat.
“ Saya minta adik-adik bersabar. Dalam dua hari ini, kami akan melakukan rapat dengan pimpinan dewan serta tim pansel untuk membahas persoalan ini. Tunggu aja apa hasilnya ,” sebut Zarmiza.
Dari pantauan Suara Leuser Antara, tim pansel perekrutan KIP Bener Meriah lebih banyak diam ketika meghadapi tuntutan mahasiswa. Tampak tim independen ini canggung dan tidak bisa menguasai situasi
Setelah melakukan pertemuan dengan anggota DPRK Komisi A, mahasiswa dan pemuda Bener Meriah membubarkan diri dan meyatakan tetap memantau proses seleksi berikutnya.(izq)

Kodam IM Musnahkan 98 Senpi Ilegal Hasil Binter

 

|

Kodam IM Musnahkan 98 Senpi Ilegal Hasil Binter

Pangdam IM Mayjen TNI Zahari Siregar menyaksikan senjata yang akan dimusnahkan.(Lintas Gayo | Pendam IM)
Pangdam IM Mayjen TNI Zahari Siregar menyaksikan senjata yang akan dimusnahkan.(Lintas Gayo | Pendam IM)
Mata’ie | Lintas Gayo – Sebanyak 98 pucuk senjata api hasil dari Bimbingan Teritorial (Binter) Kodam IM dimusnahkan. Senjata api ilegal yang diterima oleh pihak Kodam IM adalah senjata api yang diserahkan oleh masyarakat.
Senjata tersebut dihancurkan dengan memotong menjadi beberapa bagian sehingga tidak bisa difungsikan kembali. Acara pemusnahan senjata digelar di lapangan tembak Mata’ie, Aceh Besar, Minggu (26/5/2013).
Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Zahari Siregar menyampaikan pemusnahan senjata yang digelar Kodam Iskandar Muda dapat mewujudkan situasi keamanan yang kondusif dan diharapkan dapat memotivasi seluruh komponen masyarakat untuk turut serta dalam upaya menjaga perdamaian sehingga kesejahteraan masyarakat akan meningkat.
Senjata yang dimusnahkan ini merupakan hasil Binter Kodam IM dari bulan Oktober 2012 sampai dengan sekarang (Mei) 2013. Diharapkan masyarakat Aceh dapat membantu Kodam IM untuk memberantas beredarnya senjata ilegal yang dapat menganggu situasi dan kondisi di Provinsi Aceh
Kegiatan tersebut dihadiri Kasdam IM Brigjen TNI Suhastir Susmex, Irdam IM, Danrem 011/LW, 012/TU, Para Asisten dan Kabalak Kodam Iskandar Muda.(SP/red.04)

Pertama di Aceh, Andi Rahman Mahasiswa UGP Dapat Gelar C.H,C.Ht

 

|

Pertama di Aceh, Andi Rahman Mahasiswa UGP Dapat Gelar C.H,C.Ht

fhoto andi rahmanTakengon | Lintas Gayo – Setelah sukses dengan dua bukunya, kini Andi Rahman baru saja mendapat gelar certifikat Hypnoterapy (C.H) dan certifikat Hypnoterapy (C.Ht) pertama di Aceh.
Gelar non akademis yang diakui oleh nasional dan internasional ini diperohnya setelah mengikuti pelatihan sertifikasi hypnosis dan Hypnoterapi yang diadakan oleh Master Mind Institute of Hypnoterapi, Hermawan Gatot Suhendro, S.E, C.Ht, M.CHt, CI, CCH, CT, MNLP.
Hypnosis adalah ilmu yang mempelajari mengenai bagaimana kita memasukan informasi kepada seseorang secara halus, sehingga dapat diterima secara baik dengan syarat tanpa adanya pertentangan dari orang tersebut.
Sedangkan Hypnoterapi adalah ilmu hypnosis yang lebih dalam dibandingkan dengan hypnosis. Hypnoterapi biasa digunakan untuk mentrapi seseorang yang mengalami gangguan dalam hidupnya terutama dalam pikirannya. Karena perlu diketahui bahwa hampir kebanyakan penyakit dan keterbelakangan mental disebabkan oleh pikirannya sendiri.
Acara yang diikuti oleh 25 peserta yang berasal dari berabagai kota, diantaranya Jakarta, Riau, Medan, Padang, Aceh, dan Batam ini dilaksanakan di Padang 16-19 Mei 2013 lalu.
Andi kepada Lintas Gayo, Senin (27/05/2013) mengatakan mudah-mudahan setelah mengikuti acara bisa berkontribusi untuk daerah dan menolong serta membangkitkan semangat masyarakat Gayo dan Aceh terutama pemuda dan pemudinya yang masih terbelenggu dengan pikiran untuk sulit untuk berubah menjadi pribadi yang sukses atau pribadi yang baru dan bisa mengobati seseorang yang memiliki keterbelakangan mental dan penyakit – penyakit yang berhubungan dengan jiwa.
“Semoga masyarakat gayo terus mendukung kegiatan positif yang sifatnya membangunkan daerah terutama untuk pola pikir anak-anak daerah ini,” tutup mahasiswa Prody Budidaya perairan Fakultas Pertanian UGP ini.(Zuhra Ruhmi/red.04)

Monday, May 27, 2013

Kapolres Bandrol Rp500 Ribu bagi Penangkap Pelaku Curanmor

 

|

Kapolres Bandrol Rp500 Ribu bagi Penangkap Pelaku Curanmor

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Artanto.
Kapolres Aceh Tengah, AKBP Artanto.
Takengon | Lintas Gayo – Kapolres Aceh Tengah, AKBP Artanto Sik, mengungkapkan, aksi tindak kriminal pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), di Aceh Tengah, meningkat dalam satu bulan terakhir.
Untuk itu, Kapolres mengimbau kepada masyarakat pengguna sepeda motor di kota dingin itu, agar selalu mewaspadai aksi curanmor yang bisa terjadi kapan saja. Masyarakat juga diminta, cepat melapor ke petugas terdekat, jika terjadi aksi curanmor.
“Kasus yang sering terjadi, pelaku curanmor membawa kabur sepeda motor yang hanya memiliki kunci tunggal, untuk itu kita himbau kepada masyarakat agar bisa lebih mengamankan kendaraannya, bisa dengan menggunakan kunci ganda pada sepeda motor yang dimiliki,”ujar Kapolres, AKBP Artanto Sik, kepada wartawan, Senin (27/5/2013) di Mapolres.
Meningkatnya aksi curanmor di Aceh Tengah, sangat menyita perhatian. Karenanya, Artanto berjanji, akan memberikan imbalan hadiah kepada siapa saja yang berhasil menangkap pelaku curanmor, yang terjadi di wilayah hukumnya itu.
“Untuk curanmor saat ini memang menjadi atensi saya. Untuk itu, kalau ada yang bisa menangkap pelaku curanmor,  saya akan memberi hadiah uang Rp.500.000,” kata Artanto.(Muhady/red.04).

Ini Pejabat Baru di Jajaran Pemkab Aceh Tengah

 

|

Ini Pejabat Baru di Jajaran Pemkab Aceh Tengah

Pemda c
Takengon | Lintas Gayo - Pasangan Bupati/WakilBupati Aceh Tengah, Ir. H. Nasaruddin, MM dan Khairul Asmara akhirnya melakukan mutasi dijajaran Pemerintah setempat setelah beberapa bulan menjadi tanda tanya. Prosesi pelantikan dilakukan Oproom Setdakab, Senin 27 Mei 2013 sekira pukul 15.00 Wib.
Dari informasi yang dihimpun Lintas Gayo, jabatan kepala Inspketorat dijabat Zulkarnain yang sebelumnya diduduki Tawar, SE. Lalu Syahrial Afri yang sebelumnya menjabat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dipercayakan menduduki jabatan Kadis Perhubungan, Komunikasi dan Informatika.
Camat Bebesen, Subhan Sahara dipercayakan menggantikan posisi Syahrial Afri. Kepala Inspektorat diisi Zulkarnain yang sebelumnya menjabat Kabag. Umum Setdakab Aceh Tengah.
Sementara Tawar, SE dipercayakan menjabat Kepala Bappeda. Kabag. Kesra Setdakab Aceh Tengah, T. Alaidinsyah dipercayakan menjadi Kadis Sosial.
Bupati Aceh Tengah juga mendefenitifkan 2 jabatan Kadis, Dinas Kesehatan dijabat dr. Syukri Maha dan Dinas Peternakan dan Perikanan diisi drh. Rahmandi.
Untuk Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga yang diduduki Nasiruddin. SK yang sebelumnya menjabat Dinas Pertanian Tanaman Pangan. Jabatan yang ditinggalkan Nasiruddin. SK digantikan Saifullah.
Camat Lut Tawar, Subhandhy AP dipercayakan menduduki jabatan baru sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Aceh Tengah.
Dua pejabat lainnya, Mirda Alimi yang menjabat Dishubkominfo diperbantuan ke Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan. Sementara Hasbi Syam yang menjabat sebagai Sekretaris Baitul Mal dipercayakan sebagai staf ahli.
Prosesi pelantikan itu dipimpin oleh Wabup Khairul Asmara. (Tim LG)

150 Sites Hacked for Palestine by Aceh Cyber Team

150 Sites Hacked for Palestine by Aceh Cyber Team

Saturday, May 25, 2013

GMNI Aceh Tengah Gelar Kaderisasi Tingkat Dasar

GMNI Aceh Tengah Gelar Kaderisasi Tingkat Dasar

suaraleuserantara May 25, 2013 
Kaderisasi GMNI di Aceh Tengah.(Foto: Suara Leuser Antara)
Kaderisasi GMNI di Aceh Tengah.(Foto: Suara Leuser Antara)
TAKENGEN |SuaraLeuserAntara|: Pengurus Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Aceh Tengah gelar kaderisasi tingkat dasar, bagi mahasiswa di Posko Merah Putih, Kemili, Takengen, Sabtu (25/5/2013).
Aramiko yang juga sebagai pengurus GMNI menyebutkan, kegiatan pengkaderan tingkat dasar ini di ikuti oleh 60 mahasiswa dari sejumlah kampus di Aceh Tengah.” Mereka ada dari UGP, STAI, STIKES, STIHMAT dan Alwasliyah ,” terangnya.
” Acara ini sengaja kita gelar untuk memupuk semangat kebangsaan generasi muda yang kian pudar, apalagi di Aceh yang saat ini lagi eforia dengan kegiatan-kegiatan yang mengarah kepada ketidak setiaan terhadap negara “, ujar Aramiko.
Aramiko juga menegaskan bahwa, GMNI adalah organisasi pengkaderan bukan organisasi masa.  Hal ini sangat penting untuk mempertimbangkan kualitas kader daripada kuantitas. Hadir sebagai narasumber, Zulfan Diara Gayo, Edi Linting, Yunadi HR dan Aramiko dan mereka ini adalah bagian dari tokoh pemuda dan aktivis Aceh Tengah.
Kader-kader GMNI kedepan diharapkan mampu memberikan warna pergerakan mahasiswa di dataran tinggi Gayo dan wilayah ALA, pemikiran-pemikiran yang konstruktif bagi Bangsa dan Negara akan senantiasa didedikasikan untuk Indonesia . “ Kita sangat merindukan tokoh-tokoh pendiri bangsa ,” tegas Aramiko.
Acara pengkaderan tersebut dimulai pada pukul 09:00 – 18:00 WIB dan adapun materi yang diberikan pada acara pengkaderan tersebut diantaranya, keorganisasian, sejarah GMNI, sejarah politik Indonesia, wawasan kebangsaan dan nasionalisme serta sejarah kebudayaan Indonesia.(izq)
 

Perundingan Bendera Aceh Diperpanjang

Perundingan Bendera Aceh Diperpanjang

Jakarta – Pembahasan persoalan bendera Aceh antara pemerintah pusat dan pemerintah Aceh diperpanjang menjadi 90 hari, karena sejauh ini belum ada titik temu.
Perundingan lanjutan tim Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Aceh di Bogor, Jawa Barat, yang berakhir Kamis (23/05) kemarin, belum membuahkan hasil, kecuali memperpanjang waktu pembicaraan menjadi 90 hari.
“Kita perpanjang sampai 90 hari kedepan, kira-kira sampai bulan Juli. Jangan buru-burulah, karena ini perlu waktu,” kata ketua tim pemerintah pusat, yang juga Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Djohermansyah Djohan, kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, Jumat (24/05) siang.
Sebelumnya, kedua pihak sepakat membahas persoalan bendera Aceh ini dapat diselesaikan dalam waktu 60 hari, yang menurut pemerintah Aceh, akan berakhir pada akhir Mei ini.
Dalam pertemuan di Bogor, menurut Djohermansyah, pemerintah pusat meminta bendera Aceh itu diubah sedikit agar tidak mirip bendera GAM. .
“Tolonglah diberikan perbaikan, atau penyempurnaan. Misalnya (dihilangkan) garis hitamnya atau (perubahan) warna atau ada penambahan-penambahan bintangnya, misalnya,” ungkap Djohermansyah.
Usai pertemuan di Bogor, Mendagri Gamawan Fauzi bertemu kembali dengan Gubernur Aceh Zaini Abdullah, Wali Nangroe Malek Mahmud, serta Ketua DPR Aceh, Hasbi Abdullah, pada Kamis malam di Jakarta.
Menurut Djohermansyah, pertemuan lanjutan akan digelar pada Juni nanti.
“Kita perpanjang sampai 90 hari kedepan, kira-kira sampai bulan Juli. Jangan buru-burulah, karena ini perlu waktu”.

Tolak perpanjangan

Menanggapi usulan tim Kemendagri agar bendera Aceh itu diubah sedikit gambarnya, Pemerintah Aceh sejauh ini tetap menolaknya.
“Masukan pemerintah pusat (agar bendera Aceh diubah sedikit) boleh-boleh saja, tetapi pemerintah Aceh tetap berpegang bahwa bendera yang dihasilkan persetujuan Gubernur dan DPR Aceh itu sudah sesuai prosedur,” kata Kepala Biro Hukum Pemerintah Aceh, Edrian, saat dihubungi BBC Indonesia pada Jumat (24/05) siang.
Edrian juga mempertanyakan perpanjangan waktu menjadi 90 hari untuk proses klarifikasi Kemendagri terhadap qanun bendera Aceh, yang menurutnya, sudah berakhir dalam waktu 60 hari.
“Kita tidak memberi ruang untuk memperpanjang waktu (klarifikasi), karena kalau diperpanjang, maka kita dianggap melanggar UU (pemerintahan daerah),” kata Edrian.
Menurutnya, jika waktu 60 hari itu berakhir pada akhir Mei ini, maka perda tentang bendera dan simbol Aceh itu “sudah punya kekuatan hukum tetap”.
Walaupun demikian, masih menurut Edrian, pihaknya akhirnya menyetujui persoalan bendera ini diserahkan langsung kepada Mendagri, Gubernur Aceh, Wali Nangroe Aceh serta Ketua DPR Aceh untuk diselesaikan.

Harga mati?

Ditanya apakah Pemerintah Aceh akan bersikukuh mempertahankan isi qanun tentang bendera Aceh, Edrian mengatakan: “Ini bukan persoalan harga mati, tapi haruslah dihargai setiap produk yang sudah disepakati legislatif dan eksekutuif daerah”.
Dia mengharapkan pemerintah pusat “menghargai produk hukum sesuai prosedur yang berlaku”.
Edrian mengkhawatirkan, kalau pemerintah pusat tidak mengubah sikapnya, akan menyebabkan “hubungan tidak harmonis antara daerah dan pusat, yang menyebabkan terjadinya gangguan.”
Sejak disetujui DPR Aceh dan disahkan Pemerintah Aceh Maret lalu, peraturan daerah tentang bendera Aceh ini ditolak oleh pemerintah pusat.
Bendera itu dianggap identik dengan bendera Gerakan Aceh Merdeka, sehingga harus diubah.
Pemerintah Aceh serta DPR Aceh menolaknya, dan menganggap persoalan separatis sudah selesai semenjak ada kesepakatan damai di Helsinki, 2005 lalu.
“Masukan pemerintah pusat (agar bendera Aceh diubah sedikit) boleh-boleh saja, tetapi pemerintah Aceh tetap berpegang bahwa bendera yang dihasilkan persetujuan Gubernur dan DPR Aceh itu sudah sesuai prosedur.”
Sumber: BBC

Rapat Pra PORA Ricuh, Pengurus KONI ‘Walk Out’

 

|

Rapat Pra PORA Ricuh, Pengurus KONI ‘Walk Out’

Rapat Pra PORA.(Lintas Gayo | Zan.KG)
Rapat Pra PORA.(Lintas Gayo | Zan.KG)
Takengen|Lintas Gayo – Rapat Pengurus KONI Aceh Tengah dengan para Pengurus Cabang Olahraga berakhir ricuh dan diwarnai walk out para pengurus KONUI setempat. Rapat yang dilakukan di Aula Disbudparpora Aceh Tengah Sabtu (25/5/2013) itu seharusnya membicarakan kesiapan berbagai cabang olahraga jelang Pra Pekan Olahraga Aceh (PORA).
Kericuhan tersebut berawal dari protes sejumlah Pengcab Olahraga yang memperotes kepengurusan KONI Aceh Tengah yang tidak pernah aktif. Dimana, keberadaan kepengurusan KONI Aceh Tengah yang di hadiri Bardan Sahidi dan Hardi Silirihmara tidak dianggap oleh hampir sebagian dari Pengcab olah raga.
Suasana yang ricuh tersebut membuat peserta rapat tidak lagi membicarakan persiapan PRA PORA tetapi kepengurusan KONI Aceh Tengah  yang selama ini mati suri sehingga pengurus KONI Aceh Tengah tersebut angkat kaki meninggalkan ruang rapat di Aula Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Aceh Tengah tersebut.
Mahdi, Ketua PBSI Aceh Tengah mengungkapkan, kepengurusan KONI Priode 2010 – 2014 tersebut tidak akitf dalam pengurusan kepengurusan seingga terkesan mati, KONI Aceh Tengah hasil Musorkab 2009 tersebut tidak pernah dilantik dan banyak yang mengundurkan diri sebab terlibat dalam jabatan pejabat publik termasuk Ketua Umum Drs. Amir Hamzah, MM.
Pengurus KONI Aceh biro Organisasi Maulisman yang dikonfirmasi Lintas Gayo via telepon selular mengusulkan untuk mengadakan Muslub apabila sudah memenuhi syarat dan kekentuan sehingga tidak menjadi permasalahan di kemudian hari, apalagi menghadapi PORA Aceh Timur.
“Menyangkut Pra PORA pengurus Cabang yang ada di Aceh Tengah cukup mengkonsultasikan ke pengurus Provinsi masing-masing,” ungkap Maulisman.
Rapat yang digagas oleh pengurus KONI tersebut tidak menemukan hasil, sehingga para peserta dari utusan masing-masing cabang olahraga mengadakan rapat kembali sehingga menemukan hasil dengan dituangkanya dalam bentuk berita acara yang di tanda tangani oleh 15 Pengurus Cabang olahraga yang hadir.
Berita acara dan absensi perserta.(Lintas Gayo | Zan.KG)
Berita acara dan absensi perserta.(Lintas Gayo | Zan.KG)
Adapun Hasil kesepakatan tersebut yakni: mengumpulkan Rencana Anggaran belanja untuk 2013 masing-masing cabang olahraga paling labat diserahkan pada 1 Juni 2013 kepada orang yang telah ditunjuk dan diteruskan kepada Pemerintah Daerah Aceh Tengah
Kemudian, merumuskan kembali KONI Aceh Tengah kedepanya pada Sabtu, Juni 2013 di Aula Dibudparpora Aceh Tengah pada jam 14.00 WIB sampai dengan selesai.
Pengurus Perbasi Aceh Tengah Eliyadi,SE mengharapkan hasil rapat yang tertuang dalam berita acara menyangkut anggaran tersebut dapat secepatnya terlaksana mengingat ajang Pra PORA sudah semakin dekat sehingga nantinya cabang olahraga tidak terkesan dipaksakan untuk ikut serta akibat kungnya persiapan.(Zan.KG/red.04)

Daftar Alat Tempur Baru yang Siap Perkuat TNI

Daftar Alat Tempur Baru yang Siap Perkuat TNI

imagesAtjehLINK - Tentara Nasional Indonesia terus memperbaharui alat utama sistem persenjataannya. Alutista baru ini, kata Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, akan dikenalkan ke masyarakat di HUT TNI ke-69, 5 Oktober 2014.
“Kami jadwalkan pada awal tahun depan sudah ada dan ditampilkan pada HUT TNI di Mako Armatim Surabaya,” ujar Panglima usai menutup Latihan Gabungan TNI 2013 di Dermaga Ujung, Komplek Mako Armatim Surabaya.
Sejumlah alat pertahanan dan perang baru itu di antaranya, pesawat F-16, Tank Battle Mac, pesawat dan kapal “Landing Ship Tank” (LST) dari PT PAL, serta Kapal Fregat dari Inggris.
Selain menambah pesawat tempur, TNI juga akan menambah pesawat jenis Hercules. Sehingga, penerjun bisa menggunakan 14 pesawat sekaligus dari biasanya yang hanya 10 pesawat.
Mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) itu menjelaskan, sebelum dioperasikan, alutsista baru ini akan  terlebih dulu diuji coba sebagai evaluasi.
Sumber: VIVAnews