Search This Blog

Friday, September 13, 2013

Jum'at, 13 September 2013   I   Selamat pagi, pengunjung...
  • Pemkab Aceh Tengah Terima Bantuan Gempa Dari BNI Syariah

    Jumat, 13 September 2013
  • PLTA Telantarkan Pembangunan Fasilitas MCK Masjid Tan Saril

    Jumat, 13 September 2013
  • Hindari Banjir Jalan Raya, Pemerintah Benahi Drainase

    Jumat, 13 September 2013
  • Disperindag BM Gelar Pasar Murah Gempa Gayo

    Jumat, 13 September 2013
  • Penerima BLSM “Rumah Mewah Dan Pengusaha Kerbau”

    Jumat, 13 September 2013
BERITA UTAMA
 


Sumber Berita: tanohgayo.com
http://tanohgayo.com/index.php#ixzz2elsCSv66

Wamen Pertanian RI: Kopi Indonesia Perlu Direvitalisasi

 Wamen Pertanian RI: Kopi Indonesia Perlu Direvitalisasi

Wamen Pertanian RI: Kopi Indonesia Perlu Direvitalisasi

20130913_154836Yogyakarta – LintasGayo : Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, DR. Rusman Herian menyatakan budidya kopi Indonesia butuh direvitalisasi, namun mesti dipertimbangkan dengan matang agar terarah.
Pernyataan ini diutarakan saat menyampaikan pidato pembukaan International Business Forum for Spesial Product yang digelar di Royal Ambarukmo Yogyakarta, Kamis 13 September 2013.
Kepada puluhan peserta yang hadir, Wamen Pertanian menyatakan jika lahan kopi Indonesia mencapai 1,5 juta hektar dan merupakan terluas di dunia. Namun sayangnya, produktivitasnya dan kualitasnya justru rendah. Bahkan sudah kalah dengan Vietnam yang lebih dulu melakukan revitalisasi kopi.
Karenanya, Wamen Pertanian DR. Rusman meminta para peserta kegiatan itu dapat memberikan masukan untuk dijadikan pertimbangan pemerintahan menentukan kebijakan meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kopi.
Selanjutnya dikatakan perbandingan produksi kopi Robusta dan Arabika, sebanyak 85 persen produksi kopi Indonesia adalah kopi Robusta, sisanya 15 persen kopi Arabika.
“Kopi Arabika lebih mahal, kenapa justru produksi kopi robusta yang lebih banyak produksinya. Ini perlu dijadikan pertimbangan dalam menentukan arah jika digulirkan revitalisasi,” kata Wamen Pertanian.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber DR.Handewi P Saliem dari Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, Hutama Sugandi dari Gabungan Eksportir Kopi Indonesis (GAEKI), DR. Surip Mawardi dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesi dan Saimi Saleh dari PT. Indokom Citra Persada.
Kegiatan itu juga disinerjikan dengan Indonesia Coffee Festival yang berlangsung dilokasi yang sama. (Kha A Zaghlul)

Gayo tak ikut PKA 6, ini kata Agus PMTOH


Gayo tak ikut PKA 6, ini kata Agus PMTOH

Gayo tak ikut PKA 6, ini kata Agus PMTOH

20130912_110923Banda Aceh – LintasGayo : Seniman teatrikal Aceh, Agus PMTOH menyesalkan tidak ikutsertanya 2 Kabupaten Gayo, Aceh Tengah dan Bener Meriah dalam perhelatan seni budaya terbesar di provinisi Aceh, Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) 6 yang mulai digelar di Banda Aceh, 20 September 2013 ini.
“Mestinya ada pertimbangan lain agar budaya Gayo juga tampil di ajang PKA, karena event itu disaksikan oleh segala lapisan masyarakat baik di Aceh maupun pengunjung dari luar”, kata Agus PMTOH kepada LintasGayo.co di Banda Aceh, Kamis 12 September 2013.
Menurutnya, Aceh dikenal keberagaman budayanya, termasuk Gayo. Dengan tidak turut sertanya Gayo artinya tampilan budaya di daerah ini sangat tidak lengkap.
“Kita memahami beban psikologis rakyat Gayo yang baru dilanda musibah berat gempa bumi. Namun kita mesti bangkit dari keterpurukan, salahsatunya melalui berseni,” ujar Agus. (wa)

Tampil di Banda Aceh, Dua Klop Didong Gayo ini akan Lahirkan 1600 Syair


 Tampil di Banda Aceh, Dua Klop Didong Gayo ini akan Lahirkan 1600 Syair

Tampil di Banda Aceh, Dua Klop Didong Gayo ini akan Lahirkan 1600 Syair

Didong Jalu. (tarina)
Didong Jalu. (tarina)
Banda Aceh – LintasGayo : Dua klop Didong yang akan tampil pada Didong Jalu Semalam suntuk, Sabtu,14 September 2013, di gedung tertutup Taman Budaya Aceh, Jalan Teuku Umar, Banda Aceh, Tawar Jaya (Bener Meriah) vs Biak Cacak (Aceh Tengah), sedikitnya akan mendendangkan 75 judul lagu dengan berbagai informasi Gayo.
“Mereka akan tampil secara bergantian kira-kira 7 jam,” kata peneliti Didong Salman Yoga, S, MA yang ditunjuk menjadi juri “Didong Jalu” dua klop tersebut di Banda Aceh, Kamis, 12 September 2013.
Dikatakannya, pelantunan 75 syair didong itu sudah biasa dilakukan oleh klop-klop Didong di Gayo, dan dalam waktu semalam dengan tempat yang berbeda, bisa tampil beberapa klup Didong. Begitu pula Didong yang di Gelar Sabtu nanti.
“Jika dalam 7 jam setiap klop bisa mendendang 6 judul lagu, dalam satu lagu bisa terdiri dari 15-20 bait syair, maka sekali tampil bisa melahirkan 1600 syair untuk dua klup,”jelas Salman.
Acara Didong Jalu semalam suntuk diselenggarakan paguyuban masyarakat Keluarga Negeri Antara (KNA) Banda Aceh. Selain menggelar kesenian tradisional, kegiatan tersebut sekaligus sebagai ajang silaturahmi masyarakat Gayo di Banda Aceh dan Bener Meriah.
Semetara itu, selain didong jalu tersebut, Komunitas Seni Budaya Lintas Gayo (KSBLG) yang datang ke Banda Aceh untuk mengikuti lomba Musik Gaparan dan Musikalisasi Puisi direncanakan juga akan mengisi acara silaturahmi itu. Hal tersebut dibenarkan, Darmawan, Sekretaris KSBLG.
“Benar KSBLG juga diajak untuk menjadi pengisi acara, pihak panitia telah menghubungi kami, namun kepastiannya untuk hal ini baru bisa dipastikan besok, sesampainya semua anggota tim ke Banda Aceh”, ujarnya.
(Tarina)

Monday, September 9, 2013

Iklil Ilyas Leube Perkenalkan sejumlah Legislator Gayo

 Iklil Ilyas Leube Perkenalkan sejumlah Legislator Gayo

Iklil Ilyas Leube Perkenalkan sejumlah Legislator Gayo

Perkenalan Caleg Gayo oleh Iklil Ilyas Leube. (Foto. Aman Renggali)
Perkenalan Caleg Gayo oleh Iklil Ilyas Leube. (Foto. Aman Renggali)
Takengon – LintasGayo : Dalam serangkaian acara Halal Bilhalal dan silaturrahmi Tim pemenanganan Iklil Ilyas Leube, SH dan Muhammad Ridwan, S.Pd (IKWAN) di lokasi wisata Bebuli pada Minggu 8/9 turut diperkenalkan sejumlah calon legislator Gayo kepada masyarakat yang hadir di tempat itu.
Acara dengan nuansa silaturrahmi politik ini dihadiri ribuan anggota tim sukses Ikwan, pengurus dan ketua sejumlah Partai Politik, masyarakat umum, simpatisan dan sejumlah keluarga besar Reje Linge.
Dalam sesi acara tersebut turut dipernalkan sejumlah calon legislatif muali tingkat DPRK, DPRA, DPRI sampai calon legislator DPD dari berbagai kalangan dan partai yang tergabung dalam simpatisan dan pendukung Ikwan (Iklil Ilyas Leube-Muhammad Ridwan) dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Aceh Tengah tahun lalu.
Perkenalan ini langsung dipimpin oleh Iklil Ilyas Leube, SH dengan dibarengi petuah dan harapan masyarakat jika mereka terpilih.
“Kami hanya butuh komitmen anda semua untuk Gayo, untuk rakyat dan negeri ini. Justru karena itu bagi semua calon legeslatif baik DPRK, DPRA, DPRI dan caleg DPD dari partai manapun anda berasal hendaknya tetap mengutamakan kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi” kata Iklil sambil menunjuk para caleg.
Lebih lanjut Iklil Ilyas Leube juga berpesan “ Dimanapun dan siapapun simpatisan Ikwan hendaknya tetap menjaga silaturrahmi dengan demokrasi yang cerdas bukan memecah belah. Keberagaman partai dan banyaknya caleg pendukung Ikwan yang maju dalam Pemilihan Umum Legislatif 2014 nanti membuktikan bahwa Ikwan sangat demokratis. Siapapun silakan maju asal berkemampuan dan punya tanggung jawab moral pada masyarakat” jelas Iklil.
Diakhir perkenalan sejumlah caleg itu Iklil Ilyas Leube juga menekankan kepada masyarakat di tanoh Gayo jangan sampai berpecah belah hanya karena calon yang berbeda. Jadilah pemilih yang cerdas dan berpolitiklah yang cerdas bukan menzalimi, katanya. (AI)

Minggu ini, Tim Ikwan Gelar Silaturrahmi

 Minggu ini, Tim Ikwan Gelar Silaturrahmi

Minggu ini, Tim Ikwan Gelar Silaturrahmi

Ikwan2Banda Aceh – LintasGayo.co : Walau upaya pemenangan pasangan Iklil Ilyas Leube dan Muhammad Ridwan (Ikwan) kandas di Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Aceh Tengah tahun lalu, namun tim sukses pasangan tersebut tetap saling menjaga silaturrahmi. Dan Minggu ini, 8 September 2013 mereka menggelar pertemuan sekaligus membubarkan kepengurusan tim yang dikenal dengan Tim Ikwan tersebut.
“Benar, minggu ini seluruh anggota tim Ikwan akan menggelar acara silaturrahmi”, ujar Iklil Ilyas Leube, Jum’at 6 September 2013. Dan tempatnya di seputar Danau Lut Tawar, tepatnya di Bebuli Mendale Kecamatan Kebayakan. timpal Iklil.
Selain anggota tim Ikwan, dijelaskan Iklil, pihaknya juga mengundang secara terbuka para simpatisan pasangan Ikwan. Dan teristimewa kepada seluruh kerabat Reje Linge dimanapun berada.
“Keluarga Reje Linge sangat kami muliakan, secara khusus kami mengundang kehadiran mereka di acara silaturrahmi tersebut,” ujar Iklil yang sedang berada di Banda Aceh untuk mengikuti pertemuan raja-raja Aceh, Sabtu 7 September 2013.
Seperti diketahui, Iklil Ilyas Leube saat ini juga sebagai pemangku Reje Linge terakhir yang akan berakhir hingga saatnya nanti tercapai kesepakatan kerabat Reje Linge, siapa yang akan dinobatkan sebagai pemangku Reje Linge berikutnya. (pr)

Keber Ari Gayo / Adam Mukhlis Arifin: Ikwan Tidak Bubar tapi Bermetamorfosa

Adam Mukhlis Arifin: Ikwan Tidak Bubar tapi Bermetamorfosa

Adam Mukhlis Arifin, SH. (Foto. Aman Renggali)
Adam Mukhlis Arifin, SH. (Foto. Aman Renggali)
Takengon – LintasGayo : Penulis buku “Demokrasi Aceh Mengubur Ideologi” Adam Mukhlis Arifin mengatakan bahwa Ikwan tidak bubar, tetapi bermetamorforosa menjadi sebuah himpunan masyarakat yang mencintai kedamaian dan demokrasi yang cerdas, jujur dan adil.
Hal itu disampaikannya dalam pidato politik dalam rangka Halal Bilhalal dan silaturrahmi  tim pemenanganan Iklil Ilyas Leube,SH (IKWAN) di Bebuli Kecatanan Kebayakan.
“Ikwan tidak bubar dan tidak akan pernah dibubarkan, tim kita dengan seluruh elemen serta masyarakat pendukungnya akan bermetamorfosa (menjelma: Red) menjadi jaringan komunikasi dan silaturrahmi masyarakat pencinta demokrasi yang cerdas, jujur, transparan dan adil” jelasnya berapi-api disambut tepuk tangan oleh segenap yang hadir.
Lebih lanjut lelaki yang lahir dari keluarga berdarah Bebesen aseli ini menegaskan bahwa “Ikwan akan selalu bergerak dan mendorong masyarakat agar bersikap aktif dalam pengawasan simtem pemerintahan yang ada berikut dengan proses dan kinerjanya. Terlebih dalam proses demokrasi para Ikwaner (sebutan untuk pendukung Iklil Ilyas Leube dan Muhammad Ridwan) diharapkan dapat menjadi agen perubahan untuk menciptakan masyarakat yang cerdas dalam berpolitik” tegasnya. (AI)

"STATEMENT OF IKWAN"



" KECERDASAN BERPOLITIK YANG TINGGI AKAN MELAHIRKAN PEMIMPIN YANG AMANAH "
                   
                                        

                                                                 PRESS RELEASE

                     : to journalists
SUBJECT    : STATEMENT OF IKWAN

IKWAN sebagai institusi pemenangan Pemilu Resmi Berdiri pada awal maret 2011, Dengan
Harapan melalui Kandidatnya Tgk, IKLIL ILYAS LEUBE dan Bapak H. MUHAMMAD RIDWAN
dapat menata pemerintahan aceh tengah ke arah yang lebih baik, baik dari segi Tata Kelola
pemerintahan dan Birokrasi yang bersih peningkatan pelayanan publik dan meningkatkan
kesejahteraan masyarakat.

Namun harapan itu tidak terwujud karena beberapa hal, diantaranya ; lemahnya sistem perekrutan
kandidat, tidak netralnya beberapa oknum aparat pemerintahan dan penyelenggara PEMILUKADA
serta lemahnya dunia peradilan kita dalam hal penyelesaian sengketa PEMILUKADA.

Menang adalah tujuan utama ikwan, tetapi ketika dengan cara yang fair, wajar dan bermartabat
kemenangan itu tidak dapat di capai, maka Ikwan kemudian tidak lantas menghalalkan segala cara
untuk mencapainya, IKWAN juga tidak ingin menyalahkan pihak manapun atas apa yang terjadi dalam
panggung PEMILUKADA KABUPATEN ACEH TENGAH 2012 yangtelah lalu.

Kini IKWAN telah bermetamorfosa menjadi kekuatan sosial yang bertanggung jawab secara moral
untuk mengawal roda pemerintahan, gerak demokrasi dan kontrol sosial juga budaya di Kabupaten
Aceh Tengah.

IKWAN secara khusus meminta maaf kepada seluruh IKWANER, pejuang dan pendukung yang
telah bekerja siang malam, berkorban harta benda" namun belum dapat memenuhi keinginan mereka.

Terima kasih yang tak terhingga dihaturkan kepada mereka semru atas berhasilnya menjaga
perdamaian di bumi aceh tengah. Terima kasih juga di ucapkan kepada seluruh pimpinan partai politik
pendukung, serta salut kepada segenap masyarakat kabupaten aceh tengah yang telah cerdas dalam
mengunakan hak politiknya dan semoga selalu begitu.

                                                                             TAKENGON, 08 SEPTEMBER 2OI3
                                                                                           KETUA TIM IKWAN

                                                                                 ADAM MUKHLIS ARIFIN, SH